
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan lebih rendah dan hampir menembus di bawah 109,00 pada hari Senin(20/1) menjelang pelantikan Presiden terpilih Donald Trump sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat (AS). Beberapa kelas aset di AS akan tetap tutup, seperti perdagangan Wall Street dan perdagangan obligasi AS, untuk memperingati Hari Martin Luther King. Ini berarti pergerakan yang tidak menentu dapat terjadi di pasar dengan likuiditas yang tipis.
Semua mata akan tertuju pada pasca pelantikan, di mana Presiden terpilih Donald Trump telah mengonfirmasi dalam rapat umum pada hari Minggu bahwa serangkaian tindakan baru dan perintah eksekutif akan dikeluarkan. Yang utama, tentu saja, lebih banyak tarif, deportasi massal yang dimulai di Chicago, dan mengeluarkan keadaan darurat untuk keamanan energi dan perbatasan, Bloomberg melaporkan. Dengan mengeluarkan dua peraturan terakhir tersebut, Presiden Trump yang akan datang dapat memberikan lampu hijau untuk pengeboran besar-besaran dan deportasi massal imigran ilegal tanpa harus melalui Kongres dan DPR.(ayu)
Sumber: FXStreet
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...